Gili Terawangan

Tahukan kamu sebuah pulau di daerah tengah Indonesia bernama Gili Terawangan? Kalau engga tau ya coba aja googling.

Oke, 1 January 2014, Happy New Year all!! Great year has passed but may blessing and happiness always be with us in this year.

Back to the topic, sudah lama juga ya engga nge-blog begini. Pada bulan September yang lalu di tahun 2013, aku bersama beberapa teman kantorku mengunjungi pulau tetangga (posisi saat ini di Bali .red). Berangkat dari daerah Denpasar mengendarai mobil, kami menuju pelabuhan Padang Bai. Kami naik kapal ferry untuk menyebrang ke Lombok. Perjalanan sekitar 4 jam++ (plus nunggu penumpang, plus nunggu masuk kapal, plus nunggu berlabuh dan sebagainya). Kami berangkat tengah malam dan sampai di Lombok pagi hari sekitar jam 4 atau 5, oke aku ga hafal, soalnya aku tidur disepanjang perjalanan. Sampai di pelabuhan Lombok, kami mengendarai mobil lagi menuju tempat penyebrangan ke pulau Gili. Perlu kamu ketahui, ternyata Pulau Gili itu ada 3, berjejer di hadapan Pulau Lombok, Gili Terawangan yang terkenal, Gili Meno dan Gili Air. Sayang fotonya ada di kamera temanku dan belum ku kopi😐..ya sudahlah yah..lanjut…

Tujuan: menyebrang ke Pulau Gili Terawangan. Disini kamu engga bisa bawa mobil lagi, soalnya kamu pake perahu Jukung yang agak besar.

Perahu Jukung

Perahu Jukung

Kamu tidak bisa sembarangan ngantri naik perahu ini. Ada loket tiket perahu di pinggir pantai. Jam keberangkatan pun tak menentu karna sepenuhnya penumpang yang terdaftar untuk 1 perahu, maka perahu tersebut baru berangkat. Kapasitas perahu beragam tergantung besarnya perahu dan sang nahkoda yang menginginkan sebanyak apa penumpangnya.

Perjalanan menyebrang ke Pulau Gili Terawangan tidak begitu lama, mungkin hanya sekitar 15menit. Kamu bisa melihat ketiga pulau dengan mata telanjang dari pinggir pantai Lombok.

Welcom to Gili Terawangan

Welcom to Gili Terawangan

Sesampainya di Pulau Gili Terawangan, mungkin kamu akan melihat papan selamat datang ini…hahahahahha…

Pulau Gili Terawangan bukan pulau yang besar, jumlah penduduk lokal pun tidak banyak. Bahasa Inggris nya pun masih banyak salah, tapi pulau ini penuh dengan turis dan pendatang lainnya yang menetap. Banyak kafe dan jajanan lainnya di sepanjang jalan utama.

Jalan Utama Gili Terawangan

Jalan Utama Gili Terawangan

Kami menuju penginapan yang sudah kami pesan di hari sebelumnya. Ternyata penginapan itu berada agak ke dalam, kira-kira begini suasana jalanan kecil disana.

Gang (Jalan Kecil) di Gili Terawangan

Gang (Jalan Kecil) di Gili Terawangan

Sampai di penginapan, kami bersiap-siap untuk snorkeling. Biaya snorkeling sekitar Rp 100.000,00 sudah termasuk peralatan tapi tidak untuk vest nya. Jadi buat kamu yang engga pede buat mengambang di lautan sana, lebih baik kamu mengeluarkan biaya lagi untuk menyewa vest nya. Dari paket snorkeling ini, kamu dapat 3 spot mengelilingi ketiga pulau Gili yang disebutkan tadi di atas. Gili Terawangan, Gili Meno dan Gili Air. Dan perlu kamu ketahui, waktu yang dibutuhkan cukup lama, jadi lebih baik kamu mulai di pagi hari.

Berangkat menggunakan perahu Jukung lagi. Kamu akan dibawa ke spot pertama. Menurutku, spot pertama kurang menarik atau mungkin karena memang bukan berada di waktu yang tepat. Ikan dan terumbunya tidak begitu banyak. Kamu diberi waktu sekitar setengah jam atau kurang untuk mengelilingi spot pertama. Lanjut ke spot kedua. Spot kedua ini ikannya banyak banget!!! Bagus-bagus, ada beragam ikan yang bisa kamu lihat. dan mereka engga takut sama kamu!! Kamu bisa bawa roti di dalam plastik atau botol yang sudah dibolongi terlebih dulu dan beri mereka makan. Kamu akan dikelilingi banyak sekali ikan, dan mereka gigit-gigit jari kamu…hahhahahah… Waktu yang diberikan di spot kedua ini kurang lebih sama seperti spot pertama. Sebelum lanjut ke spot ketiga, kamu akan diturunkan di Gili Air untuk makan siang. Disana ada sebuah resto dan kamu bisa pesan makanan. Waktu yang diberikan sekitar 1 jam untuk makan siang dan menghangatkan badan. Setelah makan siang, kamu akan langsung dibawa ke spot ketiga. Dikarenakan seasick, aku engga turun untuk melihat spot ketiga ini😦 Tapi dari testimoni teman-temanku dan beberapa turis lainnya yang cepat kembali, sepertinya spot ketiga ini tidak begitu bagus juga. Setelah selesai, kamu akan dibawa kembali ke Gili Terawangan.

Kami kembali ke penginapan, istirahat, mandi dan santai sejenak. Setelah itu, kami jalan-jalan sore hari mengelilingi pulau dan menunggu datangnya sunset.

IMG_4661 IMG_4688 IMG_4691 IMG_4701 IMG_4730

Saatnya makan malaamm… Bingung makan dimana? Kafe terlalu mahal? Ada yang murah, ada 1 tempat seperti foodcourt, ada banyak pedagang yang berjualan, mulai dari ayam, nasi rames, nasi campur, jajanan pasar, ikan dan seafood lainnya.

IMG_4784

Esok pagi harinya kami kembali ke pulau Lombok, prosedur pemesanan tiket sama seperti menyebrang ke pulau Gili.

IMG_4812 IMG_4816 IMG_4822

Sampai di pulau Lombok, jangan lupa cari sate Rembiga, enak banget😄

Pulang ke pulau Bali menggunakan ferry lagi, naik siang hari, sampai sore hari dan menikmati sunset dari atas kapal.

Sekian dan sampai jumpa..saya lapar dan mau nonton breaking bad🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s