Physical Security Checklist

Physical security dimaksudkan untuk melindungi diri, aset – aset yang berharga dari berbagai ancaman yang ada. Ada 11 physical security checklist yang harus diperhatikan :

  • Company Surroundings (keadaan lingkungan sekitar kita)

             Yang dimaksud disini adalah keamanan lingkungan yang harus dijaga seperti halnya hak akses. Hanya orang – orang yang memiliki hak akseslah yang bisa mengakses untuk masuk.

  • Premises

             Penjagaan lokasi bisa dilakukan dengan cara memonitoring dan menginstall anti penyusup, alarm dan lainnya agar keamanan terjaga.

  • Reception

             Pengijinan hak keluar masuk, informasi yang ada dijaga dan tidak boleh dibocorkan keluar. Tidak meninggalkan data informasi yang berharga dimna saja. Disarankan juga tidak sembarang orang bisa melihat data / informasi kita. Selalu mengunci data – data penting. Disarankan agar menggunakan kunci / password yang sulit agar tidak mudah dibuka oleh orang lain.

  • Server

              Server yang berperan penting dalam jaringan harus memiliki tingkat keamanan yang tinggi. Data – data di dalam server harus dijaga. Ruangan tempat meyimpan server harus terkunci dan hanya orang – orang tertentu saja yang bisa mengakses masuk ke dalam. Jangan memakai OS yang mudah disusupi oleh penyusup. menon-aktifkan booting dari removable disk, karena data bisa dicuri dari situ.

  • Workstation Area

             Ruang lingkup kerja harus termonitoring dan terkunci, dalam artian data tidak sembarangan diletakkan. Hindari juga penggunaan removable media drives.

  • Wireless Access Points

             Penggunaan wireless sangat berbahaya, banyak intruder yang menyusup lewat jaringan wireless access points. Untuk menghindari hal ini, wireless access point harus terjaga keamananya, usahakan menggunakan WEP untuk mengenkripsi data serta jangan membroadcast SSID. Usahakan pula menggunakan password untuk hak akses login. Gunakan password yang tidak mudah dijebol oleh intruder.

  • Other equipment (removable media)

             Dalam penggunaan removable media, usahakan gunakan password agar tidak sembarang orang mengakses, jangan membiarkan device tergeletak di sembarang tempat sehingga bisa diambil oleh orang lain.

  • Access Control

            Ada berbagai macam access control yang dapat dilakukan untuk menjaga keamanan seperti halnya pembagian wilayah kerja, memasukkan kartu khusus, pengidentifikasian, dan lainnya. Hal ini dimaksudkan agar pengaksesan data hanya bisa diakses oleh orang – orang tertentu yang memilki authorisasi.

  • Computer Equipment Maintenance

             Pemeliharaan peralatan komputer dilakukan secara rutin dan jangan ditinggalkan begitu saja. Peralatan komputer digudang juga harus ditetapkan dan dicek satu per satu.

  • Wiretapping

             Jika kita menelepon, percakapan kita bisa didengar secara diam – diam. Untuk menghindari hal tersebut kita bisa melakukan beberapa hal, diantaranya adalah dengan mengecek kabel secara rutin, mengganti kabel dengan mengunakan kabel shielded, dan tidak membiarkan kabel begitu saja.

  • Remote Access

             Transfer data selama remote access harus menggunakan encryption data. Hindari menggunakan remote access ke jaringan karena sangat mudah bagi para penyerang untuk menyerang melalui user.

 

Sekian tentang Physical Security checklist….

tulisan ini dibuat untuk tugas sekom….😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s